konsentrat kambing pedaging

Konsentrat Kambing Pedaging

Konsentrat kambing pedaging, akan menjadi pakan tambahan sehingga nutrisi yang di perlukan dapat terpenuhi. Istilah pedaging di berikan kepada hewan ternak yang menghasilkan daging bermutu tinggi. Di Indonesia yang di budidayakan adalah jenis kambing kacang.

Jenis Kambing ini mulai di budidayakan sejak zaman dahulu dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan. Modal pembibitannya bisa di bilang cukup mahal karena harus memberikan pakan yang cukup guna untuk membantu perkembangan.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya perlu mencampurkan konsentrat pada pemberian pakan. Konsentrat bisa meningkatkan pencernaan sehingga dapat meningkatkan berat hewan ternak.

 

Konsentrat Kambing Pedaging, Bikin Cepat Gemuk!

konsentrat kambing pedaging

Kambing pedaging merupakan salah satu hewan yang ramai di budidayakan di Indonesia, hewan ternak satu ini di manfaatkan dagingnya karena memiliki daging dengan kualitas yang tinggi di bandingkan dengan yang lain.

Daging yang di hasilkan banyak di manfaatkan untuk olahan konsumsi seperti sate, gulai, tongseng, dan lain sebagainya. Maka dari itu para peternak kambing pedaging harus memperhatikan nutrisi pada pakan yang di berikan, sehingga dapat menghasilkan daging yang berkualitas.

Definisi Konsentrat

Konsentrat merupakan pakan tambahan yang di gunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hewan ternak. Berdasarkan kandungan gizinya dibagi dua yakni  sebagai sumber energi dan sebagai sumber protein.

Konsentrat sebagai sumber protein yakni yang memiliki kandungan protein lebih dari 18%, Total Digestible Nutrision (TDN) 60%. Biasanya berasal dari hewan dan tumbuhan.  Kandungan yang dimiliki yang berasal dari hewan ialah protein, mineral, dan serat kasar. Contohnya tepung ikan.

Sedangkan yang berasal dari tumbuhan mengandung proteinnya (dibawah 47%), mineral Ca (dibawah 1%) dan P (dibawah 1,5%), serat kasar (lebih dari 2,5%). Contohnya : tepung kedelai, tepung bunga matahari, bungkil kelapa, dll.

Dan konsentrat sebagai sumber energi adalah yang memiliki kandungan protein dibawah 18%, TDN 60% dan serat kasarnya lebih dari 10%. Contohnya : dedak, jagung, empok dan polar.

Baca juga : Peluang Usaha Makanan Ringan

 

Ransum Sebagai Konsentrat Kambing Pedaging

konsentrat kambing pedaging

Ransum merupakan salah satu pakan ternak yang di buat dengan mempertimbangkan kebutuhan dari hewan ternak. Jenisnya di bagi menjadi 3 yakni pelet, mash, dan crumble. Berikut penjelasannya.

1. Mash

Merupakan salah satu bentuk ransum yang paling sederhana, jenis satu ini  campuran antara serbuk (tepung) dan granula.

2. Pellet

adalah ransum yang di buat dari bermacam-macam bahan pakan dan komposisi yang terkandung telah dihitung dan ditentukan. Bahan pembuatan pellet diolah dengan mesin pellet (pelletizer) untuk mengurangi hilangnya nutrisi bahan baku.

3. Crumble

Ransum jenis ini merupakan pecahan dari pellet, artinya crumble merupakan pecahan dari pellet yang memiliki partikel lebih kecil.

 

Jenis-Jenis Kambing Pedaging

konsentrat kambing pedaging

Setelah mengetahui pakan kambing berikut adalah beberapa jenis dan ciri-ciri kambing yang banyak di jadikan ternak di Indonesia.

1. Kambing Kacang

Merupakan kambing asli dari Indonesia yang di nilai sebagai kambing yang paling banyak menghasilkan daging, ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Tubuhnya kecil dan kepala ringan dan kecil.
  •  Telinganya tegak.
  • Memiliki bulu yang lurus dan pendek, namun pada bagian ekor dan dagu sedikit panjang serta memiliki warna yang tunggal putih, hitam, coklat, ataupun campuran dari ketiganya.
  • Mempunyai dua tanduk pendek.
  • Berat tubuh jantan dewasa kurang lebih 30 kg dengan tinggi mencapai 60-65 cm, sedangkan betina dewasa mencapai 25 kg dan tingginya 56cm.
  • Pejantan mempunyai bulu panjang sepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ekor dan pantat.

2. Kambing Etawa

Merupakan jenis kambing multifungsi, bisa sebagai kambing penghasil daging serta penghasil susu. Kambing Etawa sendiri merupakan kambing yang berasal dari India.

  • Bentuk fisiknya besar dan tinggi, untuk pejantan dapat mencapai ukuran sekitar 90 cm hingga 127 cm dengan berat 91 kg, sedangkan untuk betina sekitar 92 cm dengan berat bisa sampai 63kg.
  • Telinganya panjang ke bawah, dan memiliki dahi serta hidung yang cembung.
  • Tanduknya pendek
  • Dapat menghasilkan susu hingga tiga liter per hari.

3. Kambing Jawa Randu

Nama lain dari hewan ternak satu ini adalah Bligon, Gumbolo, Koplo dan Kacukan. Merupakan hasil persilangan dari kambing peranakan etawa dengan kambing kacang. Biasanya di gunakan peternak susu kambing karena lebih hemat biaya.

  • Bobot pejantan dan betina dapat mencapai 40 kg
  • Teliganya lebar terbuka, panjang dan terkulai
  • Induk dan Pejantan merupakan tipe pedaging dan penghasil susu

 

 

Related Posts