Jenis Plastik Yang Harus Diketahui Bahaya Dan Zatnya

jenis botol

Jenis plastik ini akan saya bahas dalam artikel kali ini, karena ada beberapa jenis plastik yang memiliki zat berbahaya jika digunakan kembali

Dan plastik yang sering digunakan gelas / botol minuman ini yang tidak mempunyai zat berbahaya, dan mesin yang sering digunakan untuk mengemas minuman gelas atau botol ini adalah mesin filling cup.

Mesin yang satu ini banyak di minati oleh pengusaha” minuman, penjual minuman, pedagang minuman di mall, kafe, sekolah-sekolah dan restauran jugat. Alasanya mereka mau supaya minuman yang dijualkan terkesan baik dan higienise.

Dan jika sobat ingin membuat sosis telur dengan mudah dan praktis sobat dapat menggunakan mesin sosis telur karena mesin ini dirancang untuk mempermudah dalam pembuatan makanan seperti sosis telur ini.

Minuman gelas plastik akan terlihat lebih menarik dari pada yang memakai tutup asal-asalan tanpa dipress rapat.

Mengemas Minuman Gelas

Kemasan botol dan cup plastik sangat banyak digunakan untuk minuman gelas / botol. Dan banyak sekali ragamnya, ada minuman sari buah, jelly drink, banyak sekali ragamnya.

Sederhananya, untuk proses pengemasan sari buah dalam gelas kemasan atau cup, harus memakai jenis gelas / cup yang tahan akan panas, karena produk-produk ini harus dimasukan kedalam kemasan dengan kondisi panas.

Apa lagi pada bagian proses akhir juga ada proses sterilisasi panas yang akan membutuhkan ketahanan dari bahan kemasan terhadap suhu yang tinggi.

Jenis bahan dari plastik yang tahan akan panas dan aman untuk proses pengemasan minuman seperti ini yaitu jenis plastik PP (Poly Propelen).

Jenis – Jenis Botol Plastik

1. Jenis Plastik PETE atau PET ( polyethylene terephthalate )

jenis botol

Plastik jenis ini biasa di pergunakan untuk bahan botol air minum kemasan dan transparan.

Jenis ini hanya cocok untuk Penggunaan sekali pakai saja dan tidak dianjurkan sekali untuk diisi air yang hangat apalagi air panas.

Meskipun bisa dibilang cukup aman dan tidak ada kandungan BPA, namun dalam suhu panas dapat juga meracuni makanan dengan antimon dan metaloid yang beracun.

Produk yang menggunakan jenis PETE atau PET adalah air mineral, minuman botol, dan bumbu dapur.

2. Plastik HDPE ( high density polyethylene )

jenis botol

Segi tampilanya, plastik yang sering digunakan untuk botol minuman ini biasanya berwarna putih susu.Sama seperti jenis plastik PETE dan PET, plastik HDPE hanya untuk penggunaan sekali pakai lalu di buang.

Meskipun terlihat aman, tapi ternyata dapat menimbulkan zat kimia estrogen yang membahayakan janin dan anak remaja.

Plastik berjenis ini biasa digunakan untuk botol minuman jus, detergen, botol sampo, dan kantong untuk belanja.

3. Jenis Plastik PVC ( polyvinly chloride )

jenis botol

Plastik dengan jenis ini menjadi yang paling sulit untuk didaur ulang dibandingkan dengan bahan yang lainnya.

Bentuknya lebihi fleksibel, kaku dan biasa digunakan untuk bahan membuat pipa, bungkus makanan, mainan anak, dan lantai vinyl.

Selain dapat membahayakan organ ginjal dan hati, zat bernama DEHP dalam plastik PVC dapat memengaruhi hormon maskulin menjadi feminin.

4. Plastik LDPE ( low density polyethylene )

Plastik jenis LDPE pada umum mempunyaii standar food grade yaitu baik untuk berbagai macam makanan dan minuman. Bahannya juga mudah didaur ulang dan cocok sekali untuk wadah kemasan yang kuat namun tetap fleksibel.

Meski tidak mengandung zat BPA, namun seperti plastik yang lain, plastik LDPE dapat memicu zat estrogenik yang berbahaya.

Dan biasa digunakan untuk kantong roti, kantong sampah, karton susu, dan juga minuman gelas.

Dan itu yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat untuk sobat semua. Saya juga mohon maaf jika ada salah dalam pengejaan yang mungkin sulit untuk dipahami.