Dampak Buruk Konsumsi Tepung Jagung

Dampak buruk konsumsi tepung jagung. Bagi ibu-ibu tepung jagung bukanlah bahan asing lagi. Pasti selalu ada saja makanan-makanan yang tidak terlepas dari penambahan tepung jagung pada olahan masakannya. Dalam kegunaannya, butiran-butiran putih ini terbukti mampu untuk mengentalkan dan melembutkan tekstur makanan dan kue tertentu. Yang membahayakan, para ibu tidak memahami takaran yang benar dalam satu porsi makanan mereka. Jika menurutnya tingkat kekentalan dan kelembutan sudah sesuai selesai, maka dirasa itu takaran yang pas. Namun, tahukah Anda bahwa tepung jagung, bahan serbaguna tersebut sangat kaya kalori maupun karbohidrat?

Dalam satu cangkir setara dengan 128 gram tepung jagung mengandung 488 kalori dan 117 gram. Tak heran bahwa keberadaannya berisiko Anda terserang obesitas dan penyakit lainnya yang bisa saja bersarang pada tubuh Anda. Tepung jagung atau yang biasa disebut tepung maizena merupakan salah satu bahan dasar makanan yang banyak digunakan. Mulai dari makanan ringan hingga berat, rata-rata bisa dicampurkan dengan tepung jagung.

Sayangnya, jika dikonsumsi terlalu banyak, maka bahaya tepung jagung bisa mengintai kesehatan. Mengonsumsi tepung ini dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan kronis.

Dampak Buruk Konsumsi Tepung Jagung Bagi Kesehatan

Dampak buruk tepung jagung bagi kesehatan

1. Berbahaya bagi Kesehatan Jantung

Melansir Healthline, tepung jagung dianggap sebagai karbohidrat olahan. Artinya, tepung jagung telah melalui pemrosesan ekstensif dan nutrisi di dalamnya dihilangkan.

Studi menunjukkan, mengonsumsi makanan kaya karbohidrat olahan secara teratur seperti tepung jagung dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung.

Menurut suatu analisis, pola makan kaya karbohidrat olahan dan makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat dikaitkan dengan risiko penyakit jantung koroner.

2. Kekurangan Nutrisi yang Dibutuhkan

Walaupun mengandung kalori dan karbohidrat tinggi, tepung jagung masih memiliki sedikit nutrisi bagi tubuh Anda. Seperti tembaga dan selenium sebagai mikronutrien yang biasanya digunakan dalam 1-2 sdm pada masakan Anda. Ada baiknya dikombinasikan dengan bahan makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda.

Dampak negatif yang ditimbulkan dapat diminimalisir dengan takaran yang tepat. Normalnya, ukuran yang pas 1-2 sdm sekita 8-16 gram. Bila memungkinkan Anda dapat mengubah bahan yang lebih ramah pada tubuh Anda, seperti tepung kentang, tapioka, ataupun tepung terigu.

3. Berat Badan Meningkat

Sebuah studi oleh Universitas Princeton, Amerika Serikat, mengungkapkan tikus laboratorium yang mengonsumsi HFCS (high-fructose corn syrup) secara substansial lebih berat bobotnya dibanding tikus yang diberi makan gula meja. HFCS atau sirup jagung tinggi fruktosa terbuat dari pati jagung. Kelompok tikus HFCS juga memiliki lebih banyak lemak tubuh secara signifikan, terutama di daerah perut.

 4. Tekanan Darah Tinggi

Melansir Live Strong, mengonsumsi HFCS juga berkontribusi pada tekanan darah tinggi. Para peneliti dari University of Colorado Denver Health Sciences Center, AS, menemukan orang yang mengonsumsi banyak minuman soda dengan HFCS memiliki peningkatan risiko tekanan darah tinggi.

5. Amylophagia

Amylophagia adalah kondisi ketika seseorang suka makan terigu mentah, termasuk tepung jagung. Hal ini masuk dalam gangguan makan pica alias perilaku makan tidak wajar. Konsumsi tepung maizena murni yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Hal ini bisa memicu kelainan atau gangguan pada perkembangan bayi, persalinan prematur dan caesar, serta berat lahir. Bukan tidak boleh mencampur tepung jagung ke dalam masakan. Hanya saja, perlu dibatasi juga asupannya. Cukup 1-2 sendok tepung jagung untuk setiap masakan yang Anda buat.

Demikianlah artikel tentang dampak buruk tepung jagung bagi kesehatan yang dapat saya sampaikan. Semoga artikel diatas dapat menambah wawasan anda tentang dampak buruk tepung jagung bagi kesehatan. Anda dapat menggunakan mesin pemipil jagung untuk memisahkan biji dari jagungnya. Selamat mencoba dirumah dan semoga berhasil.

Related Posts