Cara Merawat Semangka dengan Baik

Cara Merawat Semangka

Cara merawat semangka– Semangka mengandung Likopen didalamnya sebagai antioksidan. Selain itu mempunyai banyak manfaat lain seperti, menyehatkan jantung dan juga tulang. Mengandung banyak kandungan air yang berfungsi untuk mencegah dehidrasi dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Cara Merawat Semangka- Pemilihan Lahan untuk Menanam
Cara Merawat Semangka

Cara Merawat Semangka

Setelah bibit berhasil tumbuh didalam polybag atau pot, maka pindahkan bakal semangka itu ke lahan yang lebih luas dari sebelumnya. Semakin luas lahan yang dipaki, maka semangka akan mudah dirawat agar tumbuh subur. Semangka cocok untuk ditanam di dataran apapun dengan kisaran ukuran 0 sampai 1000 meter dari permukaan laut. Semangka juga bisa tumbuh dengan kisaran suhu 25 derajat celcius pada siang hari.

Lahan yang dibutuhkan untuk menanam semangka haruslah tanah yang gembur. Tanah nya juga harus berunsur hara tinggi serta mempunyai kadar keasaman dengan pH normal sekitar 6 hingga 6,5 dengan keadaan memapar matahari langsung.

Posisi Batang Utama

Jangan lupa juga untuk atur batang utama serta ranting semangka supaya terlihat rapi. Tidak hanya itu, merawat batang utama tanaman semangka akan memudahkan untuk memelihara tanamannya supaya berhasil berbuah. Jangan biarkan batang semangka itu berbelit, harus sesekali mengawasi batangnya. Hal ini bertujuan supaya batang semangka tidak menghalangi pertumbuhan semangka nantinya.

Penyiraman

Hendaknya melakukan kegiatan ini setiap pagi hari dan sore hari. Apalagi jika sudah masuk pada musim yang kemarau. Kondisi tanah pasti bisa kering kerontang, jadi harus siapa yang menjaga kelembaban tanah agar semangka berhasil tumbuh.

Penyiangan

Proses penyiangan ini ialah proses pembersihan lahan dari serangan rumput yang mengganggu atau gulma. Hal ini bertujuan supaya kandungan unsur hara tidak direbut oleh rumput pengganggu. Sehingga proses pertumbuhan tidak akan terganggu.

Penyulaman dan Penjarangan

Penyulaman merupakan mengganti bibit lama yang sudah mati dengan bibit yang masih baru. Sementara penjarangan ialah pemangkasan batang dan daun yang sudah tidak dibutuhkan lagi dan juga terlalu lebat. Ini dilakukan supaya area lahan terlihat lebih rapi dan bersih.

Pemupukan

Pemupukan ini bertujuan agar menambah dan juga menjaga unsur hara pada lahan. Proses pemupukan bisa dilakukan dengan cara menambah pupuk organic dan juga pupuk kandang pada lahan. Sebarkan pada sekitar lahan dengan jarak dari lubang tanah kurang lebih dari 10 cm.

Pemupukan juga harus dilakukan pada daun dan juga akar. Khusus akar, pemupukan dilakukan supaya menambah nutrisi unsur hara. Sedangkan untuk bagian daun, pemupukan dilakukan agar memberikan unsur mikro yang dibutuhkan oleh tanaman yang tidak diserap oleh akar.

Cara Merawat Semangka- Mengendalikan Hama

Hama merupakan kendala paling utama di setiap pertumbuhan tanaman. Meskipun semangka tergolong mudah untuk ditanam dan juga dirawat namun bukan tidak mungkin jika hama tetap menyerang. Hama-hama itu bisa dikendalikan dengan cara menyemprotkan fungisida secara rutin dan dengan dosis yang cukup.

Penyakit yang paling sering ada di tanaman ini yaitu penyakit rebah semai yang disebabkan oleh cendawan, penyakit Layu Fusarium, penyakit bercak daun atau antraknosa yang ditandai dengan bercak hitam pada bagian daun. Lalu yang terakhir ialah busuk buah yang disebabkan oleh bakteri, cendawan dan juga lalat buah. Oleh sebab itu, rutin dalam membersihkan supaya terhindar dari hama maupun bakteri.

Pemilihan Buah

Pilih buah semangka yang berukuran paling besar di setiap pokok dengan mempunyai jarak 1 sampai 1,5 meter dari batang. Usahakan calon buah pada setiap pokok hanya 1 hingga 2 buah dan sisanya dibuang. Saat buah sudah besar dan mencapai berat sekitar 2kg, usahakan sering memutarnya supaya hijau pada buah merata serta terkena matahari yang cukup.

Cara Merawat Semangka- Umur Panen

Cara Merawat Semangka

Buah semangka berbiji bisa dipanen pada usia 55 sampai 60 HST. Buah yang masak bisa dilihat dengan ciri-ciri warna kulit buah memudar dan juga sulur yang ada dipangkal tangkai buah mengering. Pemanenan sebaiknya dilakukan setelah embun kering sekitar jam 9 dan juga cuaca cerah tidak turun hujan agar kulit buah tidak basah dan tidak mudah busuk. Buah semangka dipetik dengan tangkai buahnya, supaya bisa disimpan dalam waktu yang lebih lama.

Demikianlah artikel tentang cara merawat semangka. Jika anda ingin mengetahui cara berbudidaya semangka anda dapat mengunjungi website cara budidaya semangka. Sekian dan terima kasih.