Cara Menanam Semangka di Sawah

Cara menanam semangka di sawah- tidak jauh berbeda dengan menanam semangka di polybag. Kami sampaikan secara garis besar, praktis agar mudah dimengerti.

Semangka merupakan jenis tanaman yang merambat dan tergolong dalam jenis labu-labuan, masih satu marga dengan ketimun. Tanaman semangka hidup merambat, jangkauan rambat sangat jauh bisa belasan meter. Tapi tanaman tersebut tidak bisa memanjat dan membentuk akar.

Bentuk daun semangka berlekuk-lekuk pada tepi, bentuk bunga semangka sempurna dengan warna kuning. Semangka yang manfaatkan adalah buah dengan citra rasa segar. Buah bentuk bulat dengan kulit agak keras, isi buah merah dengan banyak air.

Cara Menanam Semangka di Sawah

Cara Menanam Semangka

Cara menanam semangka di sawah- mulai dari beberapa tahap. Semangka tanaman merambat mudah tumbuh dan mudah perawatan. Semangka bisa di tanam mulai dari biji. Biji semangka bisa di beli dari petani bibit atau di buat sendiri dari buah sudah cukup matang.

Pemilihan lahan tanam semangka

Maka dari itu pilih lahan yang cocok untuk tanaman semangka. Bisa menggunakan lahan tanam sawah atau bisa juga menggunakan polybag.

Lahan tanam yang baik untuk tanaman semangka adalah kondisi iklim yang hangat, suhu udara sekitar 25 sampai 30 derajat. kondisi tanah yang gembur dan banyak kandungan bahan organik. Kondisi tanah yang gembur dan banya kandungan bahan organik cocok untuk tanaman semangka.

Cara Menanam Semangka di Sawah

Pengolahan lahan

Setelah menentukan lokasi tanam lanjut dengan pengolahan lahan. Pertama lahan tanah di bersihkan dari kotoran dan hama. Setelah itu tanah digemburkan dengan cara dibajak dengan traktor atau dengan cangkul secara manual.

Selanjutnya di buat bedeng atau gundukan tanah dengan lebar 3 meter, panjang sesuaikan dengan kondisi setempat. Jika tanah kurang baik bisa ditingkatkan dengan pupuk organik atau pupuk kandang sesuai kondisi. Untuk jarak tanam semangka bisa 1 meter antar tanaman.

Persiapkan bibit semangka

Bibit semangka dari biji. Pilih biji semangka yang berkualitas baik setelah rendam dengan air. biji semangka  di bungkus atau di peram dengan kertas sampul atau bisa juga dengan kertas koran agar biji tanaman semangka cepat tumbuh berkecambah. Setelah biji tanaman semangka di biarkan dalam waktu selama 1 sampai 2 hari biji tanaman semangka berkecambah mulai tumbuh dan siap untuk di pindah ke tempat persemaian.

Pindahkan semangka ke lahan tanam

Waktunya untuk memindahkan ke lahan tanam yang sudah di persiapkan Lahan bisa diberi mulsa untuk skala budidaya besar tentu saja perlu mengeluarkan biaya tambahan.
Gunakan plastik mulsa warna hitam perak. Jika tidak menggunakan mulsa juga tidak apa apa.

Selanjutnya bibit semangka dan tanah di masukkan ke dalam lahan dengan melepas tas polybag yang di gunakan untuk menyemai tanaman semangka. pemindahan bibit semangka di lakukan pada sore hari agar sinar matahari tidak terlalu menyengat.

Pemeliharaan tanaman semangka))))))))

Setelah penanaman tanaman semangka selesai bisa lanjutkan dengan pemeliharaan tanaman semangka hingga panen. tanaman semangka mempunyai ketahanan baik terhadap penyakit dan hama. Jika di tanam pada lahan kaya akan bahan organik, semangka biasanya tidak perlu dibuahi. Tanaman semangka hanya membutuhkan cukup banyak air terutama pada beberapa minggu pertama semasa pertumbuhan tanaman semangka.

Ketika tanaman semangka sudah mulai berbuah, intensitas penyiraman tanaman semangka bisa di kurangi. Hal tersebut juga penting untuk di atur agar buah semangka memiliki citra yang rasa segar dan manis.tanaman semangka bisa di panen setelah berumur 65 atau 70 hari setelah penanaman tanaman semangka.

Demikian cara menanam semangka secara ringkas dan lengkap. Untuk lebih mendapat hasil maksimal perlu pengendalian hama dan penyakit, agar lebih jelas baca di artikel kami yang lain disini.