Cara Membuat Tepung Kelapa yang Baik dan Benar

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara membuat tepung kelapa yang baik dan sebelumnya saya sudah membahas mengenai resep nasi uduk betawi, benar sesuai dengan panduan yang telah teruji, dan berikut inilah penjelasan-nya.

Tepung kelapa adalah tepung yang dibuat dari parutan daging kelapa dan di giling sampai halus. Tepung dari kelapa ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk pengganti tepung gandum bebas gula yang kaya akan protein. Alat yang di butuhkan untuk mengolah kelapa yaitu mesin peras santan.

Dan cara membuat tepung kelapa inipun bisa dilakukan di rumah kalian sendiri, karena tepung ini bisa dibilang sangat sederhana dalam pembuatan-nya dan dengan alat-alat sederhana pun bisa menghasilkan tepung kelapa dengan kualitas baik, jika memang kalian tidak mempunyai alat-alat canggih seperti mesin yang dimilki oleh kebanyakan perusahaan.

cara membuat tepung kelapa

Cara Membuat Tepung Kelapa

1.Buat lubang di kulit kelapanya.

Buat lubang di salah satu lekukan mata di buah kelapanya.

  • Menggunakan bor tangan yang kuat adalah salah satu cara termudah untuk membuat lubang di kulit kelapa. Tapi jika Anda tidak punya bor seperti ini, Anda juga bisa menggunakan pembuka kaleng, obeng, atau pemecah es.
  • Paling parahnya, Anda bisa menggunakan paku dan palu. Tinggal pukul pakunya menggunakan palu, lalu tarik pakunya.
  • Buat lubang tepat di bagian “mata” kelapanya. Bagian ini merupakan bagian yang paling lunak di kulit kelapanya dan mudah dilubangi.
  • Ada baiknya Anda meletakkan kelapanya di permukaan yang tidak licin seperti papan talenan atau handuk dapur untuk mencegah kelapanya tergelincir ketika sedang dilubangi.

2.Keluarkan air kelapanya.

Miringkan atau balik kelapanya sehingga air kelapanya keluar dari lubang yang baru saja Anda buat.

  • Air kelapa bisa digunakan untuk keperluan memasak atau disajikan sebagai minuman dingin. Tapi jika Anda tidak punya rencana untuk menggunakannya, Anda bisa membuangnya.

3.Buka kulit kelapanya.

Letakkan kelapanya di dalam kantong plastik atau bungkus rapat dengan tisu makan. Pukul kelapanya menggunakan palu atau benda keras lain sehingga terbuka atau terbelah dua.

  • Untuk hasil terbaik, letakkan kelapanya di atas lantai semen atau permukaan lantai keras lainnya. Jangan menggunakan konter dapur karena Anda bisa saja merusaknya ketika memukul buah kelapanya.
  • Pukul buah kelapanya sekuat mungkin tepat di bagian tengah. Beberapa buah akan terbuka dengan mudah, tapi yang lain mungkin perlu sedikit usaha dan tenaga lebih.
  • Anda juga bisa membuka kelapanya menggunakan batu yang runcing atau gergaji tangan. Jika Anda menggunakan gergaji, gergaji bagian tengah yang melalui matanya.

4.Keluarkan/angkat dagingnya.

Gunakan pisau mentega biasa atau pisau kecil untuk mengangkat dagingnya yang berwarna putih dari kulitnya.

 

  • Potong dagingnya dengan memotong dari permukaan daging tembus sampai kulitnya. Gunakan jari Anda atau bagian ujung pisau untuk mengangkat dagingnya sekaligus.
  • Untuk membuat prosesnya lebih mudah, potong dengan bentuk V atau menyilang, sehingga dagingnya akan berukuran kecil.
  • Anda juga bisa menggunakan sendok besi atau pisau yang tumpul dengan menyelipkan sendok ke sela-sela daging tanpa harus memotong permukaan dagingnya. Jika bisa, coba angkat dagingnya setelah menyelipkan sendok Anda.

5.Kupas sisa kulit yang masih hinggap.

Gunakan pengupas sayur untuk mengupas kulit yang tersisa di permukaan daging kelapanya.

  • Jika Anda berhasil mengangkat semua dagingnya dari kulit kelapa, harusnya tidak akan ada kulit yang masih hinggap di sisa kulit yang hinggap di dagingnya. Kulit yang tersisa ini harus dibuang sebelum Anda menyiapkan kelapa Anda untuk dibuat menjadi tepung atau penggunaan lainnya.

6.Masukkan daging kelapanya ke dalam blender.

Jika potongan daging kelapanya terlalu besar untuk muat ke dalam blender Anda, potong dagingnya menjadi ukuran lebih kecil menggunakan pisau.

  • Jika ingin, Anda bisa menggunakan pemroses makanan sebagai pengganti blender. Pastikan pemroses makanannya cukup besar untuk menampung kelapa dan air yang akan dimasukkan ke dalamnya.

7.Masukkan 1 liter air mendidih.

Isi ceret teh atau panci dengan 1 liter air dan didihkan airnya dengan panas tinggi. Kemudian tuangkan airnya ke dalam blender.

  • Airnya harus benar-benar merendam daging kelapanya.
  • Sebenarnya, airnya tidak harus sampai mendidih, tapi air mendidih akan meresap lebih cepat ke dalam daging kelapa dibandingkan air dingin.
  • Jika Anda menggunakan air dingin dan ingin airnya sampai pada tingkat penyerapan yang sama, diamkan daging kelapanya dalam keadaan terendam air dingin selama dua jam sebelum memulai langkah berikutnya.

8.Blender dengan kecepatan tinggi.

Blender air dan daging kelapanya selama tiga hingga lima menit atau sampai parutannya cukup halus.

  • Parutannya tidak akan sehalus bubur karena Anda masih akan menemui sisa daging kelapanya. Air dan kelapanya harusnya diblender dan dihancurkan secara merata.

9.Diamkan sejenak.

Tunggu sekitar tiga hingga lima menit agar parutannya dingin dan bisa disentuh.

  • Jika Anda tidak membiarkan parutannya dingin, Anda mungkin akan membuat tangan Anda terbakar ketika mencoba menyaringnya. Tapi ini tidak perlu dikhawatirkan jika Anda menggunakan air dingin karena Anda bisa langsung menyaringnya.

10.Diamkan sejenak.

Tunggu sekitar tiga hingga lima menit agar parutannya dingin dan bisa disentuh.

  • Jika Anda tidak membiarkan parutannya dingin, Anda mungkin akan membuat tangan Anda terbakar ketika mencoba menyaringnya. Tapi ini tidak perlu dikhawatirkan jika Anda menggunakan air dingin karena Anda bisa langsung menyaringnya.

Tepung kelapa adalah tepung halus yang terbuat dari parutan daging kelapa dari hasil sisa membuat santan. Tepung ini bisa digunakan sebagai pengganti tepung gandum bebas gula dan kaya protein. Selain itu, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah Anda.

Untuk cara membuat tepung kelapa ada beberapa step by step-nya yang bisa kalian lakukan, silahkan simak ulasan-nya di bawah ini:

Dan tepung kelapa ini dapat kita jadikan sebagai bahan baku untuk biskuit kelapa, untuk cara membuat biskuit kelapa sudah di bahas pada artikel sebelumnya.

Pertama kelapa dikupas dari sabut dan tempurung-nya kemudian dicungkil.

Kedua kulit ari kelapa yang berwarna coklat kemudian dibersihkan, tujuan-nya adalah menghasilkan daging buah yang putih bersih.

Tujuan dari menghiangkan kulit ari tersebut adalah untuk menghindari ketengikan pada kelapa. Kemudian cuci sampai bersih.

Ketiga lakukan proses blanching (pasteurisasi) dengan menggunakan uap panas bersuhu 90 C selama 5 menit. Blanching adalah suatu cara pemanasan tipe pasteurisasi yang dilakukan pada suhu kurang dari 100°C selama beberapa menit, dengan menggunakan air panas atau uap.

Proses blanching sudah termasuk ke dalam proses termal dan umumnya membutuhkan suhu berkisar 75 – 95°C selama 10 menit.

Tujuan utama dari proses blanching adalah untuk menonaktifkan enzim dalam bahan pangan, diantaranya adalah enzim peroksidase dan katalase. Kedua jenis enzim ini paling tahan terhadap panas.

Tapi bukanlah hanya enzim-nya yang menjadi nonaktif, sebagian dari mikroba yang ada dalam bahan pangan tersebut pun ikut mati. Blanching pada umumnya dilakukan untuk sayur-sayuran dan buah-buahan yang akan dikalengkan atau dikeringkan.

Tepung Kelapa 

Bila tepung terigu bukanlah pilihan dalam pembuatan kue dan makanan lainnya, apakah itu disebabkan oleh alergi terhadap gluten atau gaya hidup rendah karbohidrat, tepung kelapa merupakan alternatif yang bisa dipertimbangkan.

Memang ada sedikit perbedaan dalam tekstur karena tepung kelapa memiliki tingkat serat yang sangat tinggi, namun dengan pengolahan yang tepat tepung kelapa bisa menjadi santapan yang sangat lezat.

Di negara kita, tepung kelapa cukup sulit untuk ditemukan, dan kalaupun ada harganya juga tidak murah. Daripada kita kesulitan dalam menemukannya, lebih baik kita mencoba sendiri membuat tepung kelapa sendiri.

Berikut ini langkah-langkah pembuatan tepung kelapa :

  • Rendam 1 cangkir serpihan kelapa kering tanpa pemanis dalam 4 gelas air selama beberapa jam.
  • Masukkan campuran serpihan kelapa dan air ke dalam food processor dan proses sampai halus.
  • Setelah halus, saring campuran melalui kain katun tipis untuk memisahkan santan dengan ampasnya. Simpan santan ke wadah dan masukkan ke dalam dalam lemari es.
  • Ampas yang telah didapatkan kemudian kita taruh ke sebuah loyang kemudian ratakan sedemikian rupa sehingga memudahkan dalam pengeringan.
  • Masukkan ke dalam oven dengan suhu kurang lebih 180 derajat celcius kemudian panggang sampai mengering.
  • Giling ampas yang sudah dikeringkan dalam oven hingga halus. Untuk mendapatkan tekstur tepung kelapa yang lebih halus, Anda dapat mengayaknya terlebih dahulu sebelum digunakan.

Mungkin hanya itu yang dapat diberikan untuk kalian semu. Jangan lupa lihat artikel yang lain. Selamat mencoba semoga berhasil.