Cara Membuat Permen Jelly Jahe Anti Lengket

Cara Membuat Permen Jelly

Kali ini saya akan membahas tentang cara membuat permen jelly jahe yang sangat enak dan sederhana dengan rasa yang tak terkalahkan.

Permen Jelly

Merupakan permen yang dibuat dari air atau sari buah dan bahan pembentuk gel. Permen ini berpenampilan jernih transparan serta mempunyai tekstur dengan kekenyalan tertentu. Bahan pembentuk gel yang biasa digunakan antara lain gelatin, keragenan, dan agar. Permen jelly ini tergolong dengan pangan semi basah, oleh sebab itu produk ini akan cepat rusak jika tidak menggunakan pengawet dalam proses pembuatannya. Penambahan bahan pengawet diperlukan untuk memperpanjang daya simpannya.

Bahan pengawet yang biasa digunakan adalah sodium propionat yang efektif dalam menghambat pertumbuhan kapang dan beberapa jenis bakteri. Sodium propionate efektif pada pH 5-6, dan daya pengawet akan berkurang oleh semakin tingginya pH. Dalam penambahan sodium propionate yang sangat diperbolehkan dalam makanan maksimum adalah 0.3%.

Permen jelly ini sangat memerlukan bahan pelapis serupa dengan campuran tepung tapioka dan juga tepung gula. Gunanya bahan pelapis ini adalah untuk membuat permen agar tidak melekat dengan yang lain dan untuk menambah rasa supaya bertambah manis. Umumnya permen dari gelatin ini selalu dilapisi menggunakan tepung pati kering untuk membentuk lapisan luar yang tahan lama supaya tidak lengket  dan menghasilkan bentuk gel yang  lebih baik. Perbandingan komposisi bahan pelapis permen jelly terbaik adalah tepung tapioka : tepung gula adalah 1:1

Selain membahas tentang manfaat air kelapa, kali ini saya juga membahas tentang cara membuat permen jelly coklat.

Jahe

Jahe merupakan tanaman obat berupa tanaman rumpun berbatang semu. Berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak, dan obat-obatan tradisional.

Dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan ukuran, bentuk dan warna rimpangnya. Umumnya dikenal tiga variates jahe, yaitu :

  1. Jahe putih/kuning besar atau yang biasa disebut jahe gajah atau jahe badak. Rimpangnya lebih besar dan gemuk, ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainnya. Jenis jahe ini bisa dikonsumsi baik saat berumur muda maupun tua, baik sebagai jahe segar maupun jahe olahan.
  2. Jahe putih/kuning kecil atau disebut jahe sunti atau jahe emprit. Ruasnya kecil, agak rata sampai agak sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar daripada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping seratnya tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan atau untuk diekstrak oleoresin da minyak atsirinya.
  3. Jahe merah. Rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil daripada jahe putih kecil. Sama seperti jahe kecil, jahe merah selalu dipanen ketika tua dan memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehingga cocok untuk ramuan obat-obatan.

1.Cara Membuat Permen Jelly Jahe

Bahan Bahan:

  • Jahe 50 kg ( dipotong potong)
  • Tepung ketan 50 kg
  • 50 kg gula pasir
  • 5 kg tepung maizena
  • 2 kg garam
  • 2 kg asam sitrat
  • 200 gram kalium sorbet
  • Kayu manis secukupnya
  • 10 kg mentega
  • 400 liter air bersih
  • 50 gram natrium benzoat
  • 30 liter bahan bakar minyak

Alat:

  • Kompor
  • Panci teflon / wajan stainless
  • Pengaduk kayu
  • Parut
  • Gelas ukur
  • Timbangan
  • Termometer
  • Gunting
  • Pisau stainless
  • Baskom plastik
  • Nampan plastik
  • Kertas minyak
  • Kantong plastik

Cara Membuat:

  1. Buatlah cairan sari jahe.
  2. Sangrai tepung ketan.
  3. Buatlah larutan gula.
  4. Campurkan sebagian tepung ketan yang telah di sangrai, tepung maizena, dan sebagian sari jahe (adonan A).
  5. Campur sisa sari jahe dengan garam, kayu manis, mentega dan panaskan sampai mendidih (adonan B).
  6. Adonan A yang sudah jadi di masukkan kedalam adonan B, di campur rata hingga matang (adonan C).
  7. larutan gula, asam sitrat, natrium benzoat, kalium sorbat di campur dan di aduk rata (adonan D).
  8. Masukkan adonan D di dalam adonan C dan aduk hingga rata dan angkat setelah adonan tercampur dan matang (adonan E).
  9. Ambil sebagian sisa tepung ketan yang telah disangrai dan campurkan pada adonan E, sampai kekentalan dirasa cukup. Sisa tepung ketan yang lain bisa di pakai untuk taburan agar produk tidak lengket saat di kemas.
  10. Pencetakan, ting-ting yang sudah jadi di tuang dalam loyang dengan ketebalan 0,5 cm-1 cm dan di dinginkan selama ±12 jam.
  11. Pemotongan, produk yang telah didinginkan di potong sesuai selera.
  12. Penaburan tepung, sisa tepung ketan di gunakan untuk di taburkan pada produk, agar saat pengemasan tidak lengket.
  13. Pengemasan, pengemasan bertujuan untuk memperpanjang umur simpan dan memperindah penampakan produk.

Mungkin hanya itu ulasan tentang cara membuat permen jelly jahe yang sederhana. Semoga Bermanfaat!