Cara Membuat Kerupuk Udang Renyah dan Menyehatkan

cara membuat kerupuk udang

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana cara membuat kerupuk udang. Pada umumnya kerupuk udang adalah makanan yang marak di Indonesia dan banyak dikonsumsi, makanan inipun enak untuk bahan cemilan

Tips dan Cara membuat Kerupuk Udang

Udang adalah spesies hewan laut yang hidup di perairan seperti danau, sungai, maupun laut. Hewan laut ini hidup dan berkembang biak di air tawar, payau, maupun air asin dengan kedalaman yang bervariasi. Ada berbagai jenis udang yang dapat dinikmati dan biasanya udang tentu saja menjadi hewan yang umum untuk dinikmati pada hidangan laut. Kita dapat mengolah udang menjadi berbagai jenis makanan lezat.

Tips Memilih Udang Sebelum Diolah

1. Pastikan kepala udang masih tertempel

Saat kamu ingin membeli udang yang segar, pastikan untuk memilih udang dengan kepala yang masih tertempel utuh karena itu merupakan salah satu indikasi jika udang masih segar dan aman untuk dikonsumsi. Sementara Jika kamu melihat udang yang kepalanya telah terlepas, maka bisa jadi udang tersebut sudah tidak segar lagi.

2. Beraroma khas

Saat anda membeli udang, tidak ada salahnya apabila kita ingin mengecek aromanya terlebih dahulu untuk memastikan kualitas kesegarannya. Hindari membeli udang yang berbau tidak sedap apalagi busuk karena sudah tentu kualitasnya sudah sangat buruk. Aroma pada ikan salah satu tips paling mudah dalam mengecek kesegaran dari makanan laut.

3. Pastikan udang masih segar

Sebelum memulai membeli udang, pastikan bahwa tampilan dari udang tersebut masih tampak terlihat segar dengan cangkang kulit yang masih bening tanpa ada cairan maupun warna lain yang dapat menjadi indikasi bahwa udang tersebut sudah dalam kondisi yang tidak baik dan tidak layak konsumsi. Pastikanlah bahwa kesegaran udang menjadi hal yang paling utama.

4. Tekstur udang tidak lembek

Anda dapat memperhatikan daging dari udang sebelum memulai untuk membelinya. Daging udang dengan kualitasnya baik akan memiliki tekstur yang kenyal dan tidak lembek saat ditekan. Janganlah kita sampai membeli udang yang memiliki tekstur lembek karena hal itu bisa menjadi indikasi bahwa udang tersebut sudah tidak segar lagi.

5. Kepalanya tidak berwarna merah

Jangan lupa perhatikan pula bagian kepala dari udang tersebut. Pastikan anda berhati hati untuk tidak memilih udang yang bagian kepalanya berwarna merah karena bisa jadi itu merupakan indikasi bila isi kepala udang sudah pecah. Tentu saja kita tidak akan mencicipi isi dari kepala udang tersebut. Maka pastikanlah bahwa udang tersebut masih segar dengan kepala yang masih bening.

Berikut Cara Membuat Kerupuk Udang

cara membuat kerupuk udang

Bahan-bahan:

  • 500 gr tepung tapioka
  • 500 gr udang segar, ambil dagingnya saja
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt gula pasir
  • garam secukupnya
  • air secukupnya
  • minyak untuk menggoreng

Langkah langkah :

  1. Kupas kulit udang terlebih dahulu dan buang kepalanya. kemudian cuci udang hingga bersih lalu tiriskan.
  2. Haluskan / giling udang menggunakan blender atau memakai alat lainnya.
  3. Ketika dalam wadah, campurkan udang giling, tepung tapioka, bawang putih, garam, dan gula pasir. Aduk hingga rata.
  4. Tuangkan air sedikit demi sedikit, sambil terus diaduk
  5. Masukkan telur, kemudian uleni adonan dengan tangan hingga halus dan tidak lengket.
  6. Lalu bungkus adonan menggunakan daun pisang, dengan bentuk gulungan memanjang.
  7. Kukus adonan selama 3 jam hingga matang. Setelah selesai Keluarkan dan biarkan dingin.
  8. Iris adonan kerupuk tipis-tipis, lalu jemur di bawah paparan sinar matahari hingga benar-benar kering sekitar 1-2 hari.
  9. Panaskan banyak minyak. Goreng kerupuk hingga mengembang dan renyah. Angkat dan tiriskan.
  10. Siap disajikan atau disimpan dalam wadah kedap udara.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Kerupuk Udang :

  • Bagian Kerupuk udang yang dapat kita ikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
  • Kandungan Energi Kerupuk Udang = 17 kkal
  • Protein Kerupuk Udang = 0,7 gr
  • Lemak Kerupuk Udang = 1,5 gr
  • Karbohidrat Kerupuk Udang = 2,6 gr
  • Kalsium Kerupuk Udang = 14,9 mg
  • Fosfor Kerupuk Udang = 0 mg
  • Vitamin A Kerupuk Udang = 0 IU
  • Zat Besi Kerupuk Udang = 0,06 mg
  • Vitamin B1 Kerupuk Udang = 0,01 mg
  • Vitamin C Kerupuk Udang = 0 mg

Selain rasanya yang sangat lezat, dan mudah didapat, ternyata mengkonsumsi udang memiliki beragam manfaat. Mulai dari menjaga kesehatan pada jantung, meningkatkan kecerdasan otak, sampai membantu program diet.

Mengenali Beragam Manfaat Udang

Berikut penjelasan mengenai manfaat udang sesuai kandungan nutrisinya:

  • Protein untuk membentuk sel tubuh
    Protein adalah komponen utama yang diperlukan untuk membentuk sel sel dalam tubuh. selain itu, protein juga sangat dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta memproduksi enzim, hormon dan zat kimiawi tubuh lainnya. Oleh karena protein tidak bisa disimpan tubuh, sangat penting untuk mencukupi asupan protein setiap hari.
  • Antioksidan untuk mengurangi peradangan
    Selain untuk dijadikan sumber protein, udang juga mengandung antioksidan, seperti selenium, yang dapat mencegah kerusakan sel dan penuaan dini akibat radikal bebas. Selain itu, udang juga mengandung antioksidan astaxsanthin yang membantu mengatasi peradangan.
  • Yodium untuk mendukung produksi hormon
    Peran yodium pada udang sangat penting, sebab untuk mendukung kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon. Jika kekurangan yodium pada tubuh dapat memicu penyakit gondok, ketidaksuburan, penyakit autoimun dan meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Sumber utama yodium saat ini paling banyak diperoleh dari garam, tapi rumput laut dan udang dapat dikonsumsi untuk memperoleh asupan yodium.
  • Asam lemak omega-3 untuk menekan risiko sakit jantung
    Secara garis besar, kadar asam lemak omega 3 yang dimiliki udang sangat menguntungkan bagi kita , karena khasiat tersebut dapat menurunkan resiko sakit jantung dengan cara menekan kadar trigliserida. Contoh makanan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 meliputi ikan salmon,  sarden,  kembung dan udang.
  • Kalsium untuk tulang, gigi dan kinerja tubuh lain
    Kandungan kalsium yang dimiliki udang bermanfaat menjaga kesehatan tulang dan gigi. Beberapa penelitian juga menyebutkan, bahwa kalsium bermanfaat membantu mengatasi kondisi tekanan darah tinggi, sindrom pramenstruasi dan kenaikan berat badan. Asupan kalsium yang dibutuhkan setiap hari untuk tubuh kita yaitu sekitar 1000-1200 miligram untuk usia 10 tahun ke atas.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Makan Udang

Udang merupakan salah satu makanan laut yang kaya akan sumber nutrisi. Dalam 85 gram kalori udang matang, terkandung 84 kalori dan 20 gram protein. Udang juga mengandung berbagai mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan zinc.

Selain itu, udang juga memiliki asam lemak omega -3 dan omega-6, antioksidan, dan yodium yang baik untuk tubuh. Menariknya, kandungan lemak dalam udang tergolong rendah.

Kandungan nutrisi yang berlimpah yang dimiliki udang tersebut membuat udang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

1. Membantu pembentukan sel dan jaringan tubuh

Udang ternyata banyak mengandung protein yang diperlukan untuk pembentukan sel dan jaringan baru di dalam tubuh. Tidak hanya itu, udang juga memiliki protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi berbagai enzim dan hormon.

2. Membantu produksi hormon tiroid

Selain mengandung protein, udang juga mengandung kadar yodium yang cukup tinggi. Yodium merupakan salah satu bahan baku yang sangat penting dalam produksi hormon tiroid. Hormon ini sangat berperan dalam proses metabolisme tubuh. Tanpa adanya asupan yodium yang cukup, Anda berisiko mengalami penyakit gondok dan kemandulan.

3. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan kalsium yang terdapat di dalam udang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Tidak hanya itu saja, kalsium juga dapat membantu kinerja pada otot, meningkatkan produksi hormon, dan mempercepat proses pembekuan darah.

4. Menyehatkan Jantung

Sama seperti hal nya ikan, udang juga merupakan salah satu makanan laut yang kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6. Kedua nutrisi ini sangat berperan penting dalam hal nya menjaga kesehatan jantung Anda.

Resiko Makan Udang yang Perlu Diwaspadai

Namun di balik semua manfaat yangterkandung itu, mengonsumsi udang juga mengandung risiko yang perlu Anda waspadai, seperti:

1. Alergi

Jika Anda memiliki alergi terhadap udang, sebaiknya hindari makan udang, karena kemungkinan udang dapat memicu munculnya reaksi alergi tersebut. Gejala yang muncul biasanya berupa kulit gatal, mual, muntah, sakit perut, pusing, atau pembengkakan di area sekitar wajah dan mulut.

2. Tersedak

Bila anda tidak hati-hati, makan udang bisa membuat Anda tersedak. Jika ini terjadi,  kulit atau ekor udang dapat melukai dan menyumbat saluran pernapasan pada tubuh anda. Untuk upaya pencegahnya, pastikan udang yang Anda makan sudah bersih dari bagian-bagian tersebut.

3. Keracunan makanan

Keracunan setelah makan udang dapat terjadi bila udang tidak dibersihkan terlebih dahulu dengan benar. Jika udang yang masih kotor atau mentah dapat mengandung bakteri yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

Gejala yang muncul biasanya berupa sakit kepala, mual, muntah, dan diare. Namun karena umumnya gejala tidak langsung muncul setelah makanan dikonsumsi, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami keracunan makanan.

4. Kolesterol Tinggi

Masalah lain yang muncul ketikakita memakan udang adalah peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, maka batasi jumlah udang ketika anda mengonsumsinya .

Demikian tadi artikel cara membuat kerupuk udang untuk kerupuk udang yang mau disimpan Anda bisa mengemasnya menggunakan alat pres plastik, supaya kerupuk udangnya lebih awet dan tahan lama. Semoga bermanfaat dan terimakasih.