Cara Membuat Kerupuk Gendar Dengan Bleng Agar Tahan Lama

cara membuat kerupuk nasi dengan bleng

Haii apakabar semua? Terimakasih sudah mampir ke artikel kali ini akan membahas tentang ” Cara Membuat Kerupuk Gendar Dengan Bleng Agar Tahan Lama”. Menggunakan bleng menjadikan kerupuk menjadi renyah dan gurih pastinya¬† akan juga tahan lama dan awet.

Cara Membuat Kerupuk Gendar Dengan Bleng

Cara Membuat Kerupuk Gendar Dengan Bleng Agar Tahan Lama

Kerupuk memiliki tekstur yang renyah dan gurih. Selain digoreng, ada jenis kerupuk lain yang dimasak dengan pasir. Rasa kerupuk tidak jauh berbeda dengan cara digoreng dengan minyak. Kerupuk jenis ini cocok untuk Anda yang menghindari masakan berminyak. Berbagai jenis kerupuk biasanya dibuat dengan bahan dasar ikan atau udang.

Cara membuat kerupuk gendar
Kerupuk gendar ada sisa bahan nasi, bukan nasi basi. Jika nasi terlalu matang, jangan dibuang. Anda bisa mengubahnya menjadi nasi goreng atau seperti gendarcracker ini. Meski dibuat dengan nasi, kerupuk ini tetap enak dijadikan camilan yang tidak mengenyangkan. Terbukti dengan tekstur dan rasanya yang ringan.

Bahan-bahan :

  • 500gr nasi putih
  • 2 sendok teh bubuk bawang putih
  • 2 sendok makan air matang untuk melarutkan
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sendok teh garam
  • Udang dan pasta udang secukupnya (opsional)

Langkah – Langkah :

  1. Campur bahan untuk membuat saus dalam mangkuk. Tuang air dan aduk hingga bumbu larut.
    Tuang bumbu di atas nasi. Kemudian uleni hingga semua bumbu tercampur rata dengan nasi.
  2. Nasi Bumbu Kukus. Anda juga bisa memasukkannya ke dalam rice cooker. Lalu tunggu hingga matang.
  3. Aduk sebentar dan masak selama 10 menit.
  4. Angkat dan haluskan selagi panas.
  5. Ambil 1 sendok makan adonan kerupuk dan letakkan di atas plastik. Kemudian tutup dengan plastik.
  6. Gulung dengan rolling pin atau sandwich untuk mengencerkan adonan. Semakin tipis adonan, semakin renyah kerupuknya.
  7. Pindahkan adonan yang sudah digulung ke dalam mangkuk atau buang.
    Jemur. Tetapi jika cuaca tidak mendukung Anda, Anda dapat menggunakan pengering
  8. Keluarkan adonan kering. Lalu goreng dalam minyak panas.
  9. Keluarkan dari oven dan tumis perlahan hingga kerupuk mengembang dan matang.
  10. Bagi orang yang tidak menggunakan kerupuk makarel, rasanya lebih amis. Jika dikonsumsi dengan mudah, konsumen akan merasa tidak enak. Toh bisa mempengaruhi penjualan kerupuk yang tidak laku. Untuk menghindarinya, Anda bisa membuat kerupuk tanpa ikan. Seperti kerupuk pasir.

Bahaya Bleng Untuk Kesehatan

Dalam bentuknya yang tidak murni, boraks telah diproduksi di Indonesia dalam bentuk air campuran sejak abad ke-18. Bleng biasanya dibuat dari ladang garam atau kawah lumpur seperti Bledug Kuwu di Jawa Tengah.

Bleng telah diproduksi di Indonesia dalam bentuk blengwasser sejak abad ke-18. Cairan ini biasanya diekstraksi dari ladang garam atau kawah lumpur.

Penggunaan campuran dalam makanan bertujuan untuk memberikan aroma dan rasa yang khas, serta bersifat elastis dan memungkinkan adonan mengembang. Tekstur dan tampilan makanannya bagus. Bleng membuat kerupuk Gendar / Karak / Puli mekar dan terasa renyah saat digoreng. Zat ini juga berfungsi sebagai pengawet dan pengeras pasta, lontong, ketupat, bakso, kecap, cenil, serigala dan sosis.

Boraks atau campuran hanya diperbolehkan dalam makanan dengan batas maksimum 1 gram per 1 kilogram atau 1: 1000. Zat ini menumpuk di dalam tubuh saat Anda mengonsumsi makanan yang mengandung boraks atau campuran. Dosis berlebihan menyebabkan demam, kerusakan ginjal, dan bahkan kematian.

Bagaimana cara mengenali makanan yang mengandung bleng/boraks?

Sifat-sifat makanan yang mengandung zat ini adalah:

– Kerupuk: renyah dan pahit
– Bakso: sangat keras, cenderung berwarna. putih, bukan coklat seperti warna dagingnya
– Pasta basah : keras, mengkilat, tidak lengket dan tidak mudah pecah
– Lontong: sangat alot, pedas, sangat enak, rasa pahit

Bahkan, ada pengganti Bleng/Boraks yang tidak berbahaya yang memiliki efek sama, yaitu air abu yang dihasilkan saat membakar merang (batang padi) dan Klaras (daun pisang kering). Ini juga digunakan sebagai pengental dan pengawet alami.

Bahan aman lainnya adalah air kapur sirih dan sodium tripolifosfat (STPP atau E451). Menggunakan STPP memiliki beberapa keunggulan dibandingkan Bleng. Tidak hanya harganya yang aman untuk dikonsumsi, juga lebih terjangkau. Hanya perlu sedikit STPP agar adonan mengembang dan dikunyah untuk membuat makanan lebih renyah dan enak. Jadi Uyah Bleng tidak baik untuk kesehatan Anda.

Baca Juga : Cara Membuat Kerupuk Yang Enak Dan Gurih

Fungsi Bleng Atau Borak

Bahan kimia ini telah digunakan sebagai pengawet sejak tahun 1870-an untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme, terutama khamir (jamur). Namun saat itu penggunaan boraks masih dalam batas aman.

Penggunaan boraks sebagai bahan tambahan makanan sekarang dilarang oleh hukum di banyak negara. Bahkan di Indonesia. BPOM telah melarang penggunaan bahan kimia tersebut sebagai bahan tambahan dalam makanan.

Karena jika boraks digunakan secara ilegal dalam dosis berlebihan, ada risiko kesehatan yang tidak boleh diremehkan. Boraks adalah bahan kimia berbahaya yang tidak boleh dicampur dengan makanan.

Sayangnya, masih banyak oknum pedagang yang diam-diam mencampur bahan kimia tersebut sebagai pengawet makanan agar tidak rusak. Boraks juga banyak digunakan untuk membuat tekstur makanan lebih keras dan renyah.

Beberapa contoh makanan yang biasa ditambahkan boraks adalah bakso, pasta, gorengan, kerupuk, ketupat, lontong, cimol, dan sebagainya.

Efek Samping Mengkonsumsi Bleng Terlalu Banyak

Jika tertelan, boraks dosis tinggi dapat meracuni semua sel dalam tubuh dan merusak usus, hati, ginjal, dan otak. Ginjal dan hati adalah dua organ yang paling rusak akibat mengonsumsi makanan yang mengandung boraks.

Hal senada juga dikatakan oleh PMS RI. Dikutip dari laman Badan POM RI, efek jangka panjang yang dialami masyarakat dari mengonsumsi makanan yang mengandung boraks adalah kerusakan hati bahkan kanker.

Dalam sebuah penelitian pada hewan, para ilmuwan menemukan bahwa tikus jantan yang diobati dengan bahan kimia ini mengalami penyusutan jaringan testis, sedangkan efeknya pada tikus betina dapat mempengaruhi sistem reproduksi dan menyebabkan masalah kesuburan.

Pada tikus hamil, paparan bahan kimia ini dapat masuk ke plasenta, yang pada gilirannya mengganggu perkembangan janin dalam kandungan. Efek bahan kimia ini juga diketahui mengakibatkan berat badan lahir rendah pada janin tikus hamil.

Paparan sejumlah kecil boraks pada orang yang rentan dapat menyebabkan berbagai gejala. Beberapa gejala yang dapat ditimbulkan ketika seseorang terkena boraks adalah:

  • sakit kepala
  • demam
  • Malaise (malaise)
  • Mual atau muntah terus-menerus
  • Sakit parah di perut bagian atas (diare)
  • Lemah, lesu dan tak berdaya
  • Pendarahan di usus atau perut dengan muntah darah
  • Dalam kasus yang parah, bahan kimia ini bahkan bisa berakibat fatal

Nah dari artikel diatas kita bisa menyimpulkan bahwa bleng cukup berbahaya untuk tubuh kita apalgi jika mengkonsumsi terlalu banyak akan merusak kesehatan pastinya.  Bleng memang gurih atau enak jika ditambahkan di makanan tapi harus tetap ingat itu juga berbahaya. Terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan dengan artikel ini dapat menambah wawasan yang pengetahuan yang luas, sekian terimakasih, dan selamat mencoba!