Cara Memanen Kangkung Air

Cara Memanen Kangkung Air Kangkung adalah salah satu jenis sayuran yang paling di idolakan bagi masyarakat kita. Penggemar kangkung sangatlah banyak, dan apalagi kini banyak rumah makan yang menyediakan anake menu olahan kangkung seperti cah kangkung yang sungguh lezat.

Bercocok tanam kangkung tidaklah sesulit yang kalian kira, kalian hanya membutuhkan banyak informasi mengenai teknik menanam kangkung yang benar dan kalian langsung dapat mempraktekkannya di lahan kalian.

Cara Memanen Kangkung Air

Syarat Tumbuh Tanaman Kangkung Air

Kangkung darat adalah kangkung yang di tanam di lahan darat, sedangkan kangkung air biasanya ditanam di lahan sawah atau rawa. Kangkung air memiliki batang berwarna hijau dan ukurannya lebih besar dari pada kangkung darat.

  • Kangkung bisa tumbuh di berbagai jenis cuaca, baik musim panas maupun musim hujan. Namun pasokan air pada tanaman kangkung harus tetap tercukupi. Kabarnya adalah bagi kalian yang hidup di dataran tinggi maupun dataran rendah sama-sama dapat menanam kangkung air.
  • Kangkung membutuhkan banyak sinar matahari, jika lahan tanam terlindungi dari sinar maka kangkung akan tumbuh kurus walaupun tinggi.
  • Kangkung air memerlukan lahan yang subur dan kaya akan zat organic, untuk itu penyiapan lahan dengan pembajakan dan pemupukan sangat di perlukan.
  • Kangkung membutuhkan tanah yang datar yang dapat menahan air lebih lama karena kangkung membutuhkan pasokan air yang cukup.
  • Kangkung akan tumbuh maksimal jika bebas dari hama serta rumput liar dan tanaman pengganggu seperti ulat.

Menanam Kangkung Air

Cara memanen kangkung air- membutuhkan ketelatenan dari penanamannyaa.

Cara Memanen Kangkung Air

Penyiapan Lahan

Menyiapkan lahan untuk menanam kangkung tidaklah sulit, ada tiga hal yang perlu kalian cermati yaitu:

  • Sekitar tiga minggu sebelum lahan di tanami tanaman kangkung, sebaiknya membajak lahan atau mencangkul lahan agar tanah menjadi subur dan siap untuk di tanami tanaman kangkung.
  • Sekitar dua minggu sebelum di tanami tanaman kangkung, anda dapat mencampurkan pupuk kandang ke dalam lahan dengan takaran sekitar 10 ton per hektar. Setelah itu genangi air hingga kurang lebih lima cm untuk menghindari lahan dari kekeringan.
  • Buatlah petak tanah “bedengan” dengan ukuran yang kalian perlukan misalnya 2 x 1 meter dengan kedalaman 30 cm.

Proses Pembibitan 

Dalam melakukan pembibitan, perlu kalian ketahui bahwa teknik membibit kangkung air adalah dengan stek batang, berbeda dengan kangkung darat yang pembibitannya dengan biji. Kalian bisa memilih bibit kangkung di toko yang menjual bibit tanam yang lengkap.  pilihlah jenis bibit kangkung air yang berkualitas dengan tinggi sekitar 20 sampai 30 cm.

Penyiraman Dan Pemupukan

Saat kondisi cuaca kering, kalian dapat melakukan penyiraman pada tanaman kangkung sebanyak 2 kali sehari yakni waktu pagi hari dan sore hari.

Untuk memupuk kalian bisa menambahkan pupuk urea kira-kira dua minggu setelah penanaman kangkung. Selain pemupukan dan penyiraman kalian perlu menyelamatkan tanaman kangkung dari berbagai hama penyakit dan hewan pengganggu.

Pemanenan

Pemanenan tanaman kangkung bisa di lakukan dalam waktu 1,5 minggu setelah kangkung di tanam. Jika batang kangkung telah menjadi besar dan daun berukuran panjang, maka kangkung siap untuk di panen, saat memanen kangkung sisakan 2 cm batang tanaman kangkung agar tanaman kangkung bisa bertunas kembali.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Kangkung Air Agar Panen Melimpah dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya.