Ini Dia Bumbu Rica Rica Ayam Pedas Yang Simpel Dan Pas Di Mulut

bumbu rica rica ayam pedas

Ingin membuat rica rica ayam pedas tapi bingung? tenang saja pada artikel kali ini saya akan membahas tentang bumbu rica rica ayam pedas. Rica rica ayam merupakan makanan yang khas dengan rasa pedasnya. Membuatnya tidak lah sulit, oke teman-teman langsung saja simak penjelasan dibawah ini!

Rica Rica Ayam

Rica-rica ayam adalah salah satu masakan yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara, yang cukup terkenal dengan cita rasa pedasnya. Dalam artian bahasa Manado, kata “rica” sendiri artinya “cabai” atau “pedas”. Daging ayam memang yang paling cocok untuk dibuat menjadi rica, tetapi hampir semua dari jenis daging, unggas, ikan air tawar, dan seafood dapat diolah menjadi masakan rica-rica yang lezat tentunya.

Agar bisa mendapatkan cita rasa pedas yang khas, rica-rica biasanya bisa menggunakan banyak bumbu seperti cabai merah dan cabai hijau, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan juga diberi sedikit garam dan gula. Kemudian semua bahan tersebut ditumbuk hingga halus, lalu dimasak bersama santan, dan kemudian dicampur dengan daun jeruk, serai, dan perasan jeruk nipis.

Bumbu Rica Rica Ayam Pedas

bumbu rica rica ayam pedas

Bahan :

  • Ayam kampung/jantan 1 ekor
  • 4 sdm minyak sayur
  • Jeruk nipis 2 buah
  • Daun jeruk 2 lembar
  • 2 lembar daun salam
  • Memarkan 1 batang serai,
  • 2 lembar daun pandan muda, potong dua
  • Air 250 ml
  • 2 batang daun bawang, iris kasar

Bumbu Rica Rica Ayam Pedas:

  • Kemiri 3 butir
  •  Jahe 2 cm
  • Lengkuas 2 cm
  • Cabe rawit merah 30 buah
  • 10 buah cabe merah keriting
  • Bawang merah 8 butir
  • 3 siung bawang putih
  • Gula pasir 1 sdt
  • Garam 1 sdt

Cara Membuat Rica Rica Ayam Pedas :

  1. Pertama-tama hilangkan bulu ayam bisa menggunakan mesin pencabut bulu ayam lalu potong ayam menjadi 8-12 bagian. Setelah itu cuci bersih dan tiriskan hingga tidak berair.
  2. Kemudian kucuri ayam dengan menggunakan air jeruk nipis, remas-remas dan diamkan hingga beberapa saat.
  3. Lalu untuk bumbu rica rica ayam pedas : Haluskan semua bumbu sampai benar-benar halus.
  4. Kemudian panaskan minyak, tumis bumbu rica rica ayam pedas halus sampai matang dan tercium bau harum.
  5. Lalu masukkan daun jeruk, daun salam, serai, dan daun pandan, aduk sampai layu.
  6. Kemudian tambahkan potongan ayam, aduk-aduk sampai kaku dan berubah warnanya.
  7. Jika sudah tuangi air, tutup wajan masak sampai ayam lunak. bila perlu tambahkan sedikit air panas.
  8. Setelah itu masukkan daun bawang, lalu aduk sampai kuah agak kering dan ayam terasa lunak.
  9. Terakhir jika anda suka bisa juga ditambahkan dengan kemangi dan aduk hingga kemangi layu lalu angkat.

Jika ingin menggunakan daging kambing simak cara membuat rica rica kambing

Cara Memasak Daging Ayam Agar Cepat Empuk

1. Teknik Merendam Daging

Yang pertama teknik merendam dengan menggunakan beberapa bahan memang dipercaya dapat membuat daging ayam empuk. Contohnya, merendam dengan menggunakan beberapa buah seperti kiwi, nanas, pepaya, dan juga pir. Didalam buah-buahan tadi mengandung enzim protease yang bisa memecah kandungan protein di daging. Misalnya dalam buah nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membuat daging empuk.

Cukup parut dan haluskan buah nanas. Kemudian baluri daging dengan menggunakan nanas dan diamkan selama 2 hingga 3 jam sebelum daging akan dimasak. “Buah tropical (seperti buah nanas) merupakan sumber bromelain, enzim yang bisa menjadi anti inflamasi. Kemudian Bromelain juga bisa memecah protein, jadi ini cukup sempurna untuk membuat daging yang bertekstur empuk,” kata Sally Kuzemchak dalam buku 101 Healthiest Foods for Kids.

2. Teknik 5-30-7

Teknik ini dipercaya bisa membuat daging ayam empuk,  bisa menghemat waktu ketika memasak, dan menghemat penggunaan gas elpiji. Dengan cara merebus daging selama 5 menit dengan panci tertutup teknik ini bisa dilakukan. Jika sudah 5 menit, kompor dimatikan kemudian diamkan selama 30 menit. Lalu, rebus kembali masakan selama 7 menit supaya masakan bisa matang sempurna.

Untuk memasak beberapa jenis makanan selain daging teknik memasak ini bisa digunakan. Contohnya, memasak kacang hijau, bubur nasi, singkong, ubi, dan lontong. Tidak membuka tutup panci sampai selesai masak adalah kunci utama dari teknik 5-30-7.

3. Teknik Sous Vide

Teknik yang satu ini merupakan cara sehat dalam memasak daging agar cepat empuk. Dengan membungkus daging dalam kantong plastik kedap suara dan merendamnya dalam air yang bersuhu rendah cara ini sudah bisa dilakukan.

Suhu air bisa mempengaruhi tingkat kelembutan daging ayam. Teknik ini banyak dilakukan saat memasak steak daging, ayam, dan ikan. Perkiraan waktu yang dibutuhkan saat merendam juga menyesuaikan jenis daging yang akan dimasak.

Paada daging yang dibungkus dengan plastik biasanya dicampur dengan beberapa bumbu seperti lemon, minyak zaitun, dan bawang putih. Untuk panduan waktu dan suhu saat memasak dengan menggunakan teknik Sous Vide bisa ditemukan di berbagai situs memasak di internet.

Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam

1. Anti Depresan Alami

Asam amino yang disebut dengan tryptophan terkandung pada ayam. Zat ini dapat meningkatkan kadar serotonin pada otak dan bisa bermanfaat positif untuk memperbaiki suasana hati.

2. Mencegah Keroposnya Tulang

Ketika usia kamu semakin tua tulang bisa memasuki masa keropos . Untuk membantumu melawan pengeroposan tulang dan mencegah penyakit yang berhubungan dengan persendian mengkonsumsi ayam adalah hal yang tepat.

3. Baik Untuk Jantung

Mengkonsumsi ayam bisa membantu dalam mengendalikan dan mengurangi kadar homosistein dan melindungi organ jantungmu dari berbagai penyakit kardiovaskular.

4. Meningkatkan Kerja Sistem Metabolisme

Didalam daging ayam terdapat kandungan vitamin B6 yang bisa membantu untuk mencerna makanan tanpa menyimpannya sebagai lemak. Sehingga kamu dapat terhindar dari kondisi badan yang kegemukan.

5. Menjaga Kesehatan Jaringan Tubuh

Mungkin banyak dari kamu yang sering mengalami masalah bibir menjadi pecah-pecah atau kondisi kulit kering. Pada daging ayam terdapat zat  yang disebut dengan riboflavin yang dapat membantumu untuk memperbaiki masalah jaringan tubuh dan menghindarkanmu dari gangguan kesehatan di atas.

 

Tips Memilih Daging Ayam Segar

tips memilih daging ayam segar

1. Warna Daging Merah Muda

Dari warnanya ayam potong yang masih segar masih dapat diketahui. Pilihlah daging ayam yang masih segar yang biasanya berwarna merah muda atau agak kemerah-merahan. Ayam baru dipotong biasanya dagingnya berwarna agak kemerahan, sedangkan pada daging yang berwarna pucat, itu berarti telah dipotong sehari ataupun dua hari sebelumnya.

2. Tekstur Elastis

Tanda bahwa daging ayam masih segar  yaitu salah satunya tekstur daging yang elastis. Caranya memastikan daging ayam yang segar dilihat dari teksturnya, anda dapat mencobanya dengan menekan -nekan daging ayam. Apabila pada saat daging ayam ditekan-tekan, lalu kembali ke keadaan seperti semula atau tak meniggalkan bekas, ini berarti tandanya kualitas daging ayam masih segar.

Sementara jika pada daging ditekan-tekan dan meninggalkan bekas tekanan, ini tandanya kualitas daging sudah tidak segar. Jika ada tekstur daging ayam yang lembek dan berlendir itu menandakan bahwa kualitas daging ayam sudah rusak. Apabila pada daging ayam ada yang bertekstur lembek dan berlendir, itu berarti ayam telah mengalami proses pembekuan dan pencairan berulang kali yang mengakibatkan sel-sel daging ayam menjadi rusak.

3. Aroma Segar

Dengan mencium aroma atau baunya kita dapat mengetahui apakah daging ayam masih segar atau tidak. Ciri-ciri dari daging ayam yang masih bagus adalah aroma segar yang khas, tidak anyir, tidak menyengat atau amis.

Jika sudah mengetahui ciri-ciri dan tips mengetahui daging ayam yang masih segar, alangkah baiknya perlu diketahui juga cara menyimpan daging ayam agar tetap segar. Daging ayam bisa bertahan selama dua hingga tiga bulan dengan syarat daging perlu disimpan pada suhu yang pas.

Suhu pada frezeer adalah suhu yang paling pas. Apabila pada suhu ruang, ayam hanya sanggup bertahan 4-6 jam saja, selebihnya kualitas ayam sudah menurun.

Fakta Unik Daging Ayam

1. Kesalahan Fatal Dalam Mengolah Ayam

Kesalahan utama saat mengolah ayam paling banyak terjadi biasanya pada bagian penyimpanannya. Daging mentah biasanya memang sangat rentan terhadap bakteri-bakteri yang hinggap, tak terkecuali juga pada daging ayam. Maka dari itu, kita harus mengetahui bagaimana cara menyimpan ayam yang baik. Selalu memisahkan atau mengisolasi pengolahan daging mentah dengan bahan makanan lainnya memanglah sangat penting, seperti saat menyimpan di kulkas, pisahkan daging mentah dengan cara menyimpannya didalam wadah yang tertutup rapat.

Apalagi bila disimpan dalam satu kulkas dengan daging yang sudah matang (cooked meat), bakteri yang berasal dari daging mentah dapat mengontaminasi daging yang matang (cross contamination). Selain itu, selalu pisahkan alat dan bahan yang telah bersentuhan langsung dengan daging mentah, layaknya pisau yang telah digunakan untuk memotong daging mentah, sebaiknya jangan lagi dipakai untuk memotong sayur atau lain sebagainya sebelum pisau dicuci. Dan juga, bahan seperti misalnya tepung atau bumbu marinasi yang telah digunakan untuk sekali penggunaan pada ayam mentah, jangan lagi disimpan dan digunakan ulang untuk penggunaan daging mentah yang selanjutnya dikarenakan sudah terkandung bakteri.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Ayam yang enak begitu justru bisa membantu menurunkan berat badan? Masak sih? Ya, sulit dipercaya bukan jika kita tetap bisa makan enak dan juga tidak perlu khawatir sama berat badan. Ya, faktanya daging ayam terutama pada bagian dada, mengandung sangat sedikit lemak (lean meat) dan kadar protein yang tinggi.

Dengan pengolahan yang tepat (direbus atau tidak digoreng dengan minyak), daging ayam bisa memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga bisa menekan rasa lapar dan mengurangi frekuensi makan hariannya. Oleh sebab itu, daging ayam banyak termasuk dalam menu-menu diet yang sudah ada, karena diet bukan sekadar mengurangi jumlah makan, tetapi juga harus tetap memenuhi jumlah asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh setiap harinya.

3. Ayam Beku VS Ayam Segar

Studi menunjukan bahwa nutrisi yang terkandung pada ayam tidak berkurang walaupun dibekukan, sehingga ayam beku dan fresh sama saja. Hal yang membedakan ayam beku dan ayam segar hanyalah ayam segar hanya mampu bertahan 2 hari di kulkas, sementara ayam beku bisa lebih lama. Jika anda membutuhkan ayam untuk disimpan lama, lebih baik membeli ayam beku, sebaliknya jika membeli ayam untuk langsung diolah, lebih baik membeli ayam segar. Oleh karena itu, kamu sebetulnya tak perlu khawatir soal ayam yang beku tidak lebih baik dari ayam fresh, karena nutrisi yang terkandung di dalamnya sebetulnya sama saja.

4. Menghilangkan Stress

Makan makanan enak sudah pasti bikin kamu hepi dong, ya nggak? Ternyata pada ayam, bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi kandungan vitamin B5 dan tryptophan membantu kamu untuk bisa jadi lebih rileks dan menghilangkan stres. Zat tersebut memberi efek tenang pada saraf-saraf yang ada pada manusia, sehingga dapat mempengaruhi suasana hati agar menjadi lebih ceria dengan meningkatkan produksi serotonin di otak.

Oh iya, selain itu, kandungan magnesium pada daging ayam juga mampu menenangkan gejala PMS lho untuk kamu kaum perempuan. Magnesium juga mampu membantu kamu menghadapi beragam perubahan suasana hati saat masa-masa PMS.

5. Kandungan Gizi Pada Ayam Bukan Cuma Protein

Daging ayam memang merupakan sumber salah satu sumber protein yang paling baik yang bisa kita dapatkan. Protein pada ayam bisa membantu menjaga struktur bagian dalam tubuh dan memecah racun-racun yang masuk ke tubuh. Namun, kandungan gizi pada ayam tidak terbatas pada protein saja lho!

Ternyata pada daging ayam terdapat banyak berbagai nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh lainnya, diantaranya: zat selenium yang berperan sebagai antioksidan yang sangat baik melawan radikal bebas yang masuk ke tubuh, vitamin B3 yang baik untuk menjaga kadar kolesterol, vitamin B6 yang baik untuk menstimulasi metabolisme dan sistem kekebalan tubuh, juga kalsium dan fosfor yang bagus untuk menjaga kekuatan tulang.

Cara Menjaga Agar Daging Ayam Tetap Segar

1. Perhatikan Suhu Kulkas

Pertama pastikan pada kemasan daging ayam tertutup rapat dan jauh dari makanan yang lain. Sesuaikan suhu pada kulkas anda dan atur suhu ke 0-5 ° C. Cara ini agar membuat daging ayam anda dan semua makanan di kulkas bisa lebih segar dan bisa lebih tahan lama.

2. Ingat Waktu Penyimpanan

Jika anda ingin memasak daging ayam, simpanlah di rak bagian bawah kulkas anda. Pada ayam utuh (atau bagian ayam) bisa di simpan di kulkas sampai dengan 2 hari sebelum harus dimasak. Jika anda belum ingin segera memasak daging ayam dalam waktu hingga 2 hari, anda harus memasukkannya ke dalam freezer.

3. Kemasan Untuk Menyimpan Daging Ayam

letakkan dan simpan ayam utuh dalam kemasan aslinya, apabila memungkinkan. Selalu simpan ayam di dalam nampan dengan menggunakan penutup. Jika kemasan aslinya berlubang atau robek, anda bisa membungkus daging dengan erat didalam bungkus plastik, masukkan ke dalam kantong ziploc besar, atau dalam wadah besar dan gunakan penutup.

Harus dipastikan daging ayam tertutup saat berada di kulkas. Ini bisa membuat daging ayam tidak mengering, bisa mencegahnya menyerap bau lain dari kulkas, dan bisa mencegah kontaminasi dari makanan lain dan permukaan kulkas anda.

4. Simpan Di Freezer Kulkas

Jika anda ingin mengolah daging ayam lebih dari dua hari, anda harus menyimpannya di dalam freezer. Anda bisa menyimpan ayam dalam kemasan aslinya, ini merupakan cara yang terbaik jika anda ingin menggunakan ayam dalam waktu yang relatif singkat.

5. Simpan Daging Ayam Yang Sudah Dimasak

Bila anda terlalu banyak memasak ayam, atau hanya ingin menyimpan sisa makanan untuk dipanaskan lagi nantiya. Masukkan ayam matang pada wadah kedap udara atau bungkus dengan baik di dalam kemasan ziploc. Labeli kemasan daging ayam sehingga anda bisa ingat apa itu dan kapan kamu membekukannya, kemudian masukkan ke dalam freezer.

Itulah penjelasan saya mengenai bumbu rica rica ayam pedas. Semoga bisa bermanfaat untuk anda, mohon maaf bila ada kesalahan kata atau ada penjelasan yang kurang bisa dimengerti. Sekian dan terimakasih!